ANDA TELAH SAMPAI KE LAMAN SEJARAH YANG UNGGUL DAN HEBAT. UAR-UARKANLAH BAHAWA ANDA TELAH MEMBACA ARTIKEL ATAU MENONTON VIDEO DI SINI

Monday, March 15, 2010

KEKEJAMAN BELANDA DI BANJAR !!

Demang Lehman, Sang Panglima Perang Pangeran Hidayatullah (Perang Banjar) telah ditangkap di Batulicin ketika sedang solat dan kemudian digantung di alun-alun Martapura pada tanggal 27 Februari 1863 / 8 Ramadhan 1279 H. Ucapan beliau yang terakhir : ”BANJAR A…KAN BEBAS JIKA DIPALAS DENGAN DARAH”.

Menurut Yanuar Ikbar ada 3 Kepala Panglima Banjar di Belanda yang kemungkinan besar berada di muzium perang ”Troopen Muzium di Amsterdam”:
1. Syahidin Demang Lehman

2. Syahidin Prabu Anom Dinding Raja (Jalil)

3. Syahidin Penghulu H. Rasyid.

Sangat diharapkan bantuan agar kepala2 beliau dapat dibawa kembali, agar dapat disatukan dengan jasad dan dikuburkan secara layak!!! Amin…

ASAL-USUL ORANG BANJAR
Suku bangsa Banjar diduga berintikan penduduk asal Sumatera atau daerah sekitarnya, yang membangun tanah air baru di kawasan ini sekitar lebih dari seribu tahun yang lalu. Setelah berlalu masa yang lama sekali akhirnya - setelah bercampur dengan penduduk yang lebih asli, yang biasa dinamakan sebagai suku Dayak, dan dengan imigran-imigran yang berdatangan belakangan-terbentuklah setidak-tidaknya tiga subsuku, yaitu (Banjar) Pahuluan, (Banjar) Batang Banyu dan Banjar (Kuala).

Orang Pahuluan pada asasnya ialah penduduk daerah lembah-lembah sungai (cabang sungai Negara) yang berhulu ke pegunungan Meratus, orang Batang Banyu mendiami lembah sungai Negara, sedangkan orang Banjar (Kuala) mendiami sekitar Banjarmasin (dan Martapura).

Bahasa yang mereka kembangkan dinamakan bahasa Banjar, yang pada asasnya adalah Bahasa Melayu - sama halnya ketika berada di daerah asalnya di Sumatera atau sekitarnya - yang di dalamnya terdapat banyak kosa kata asal Dayak dan asal Jawa.

Nama Banjar diperoleh karena mereka dahulu (sebelum dihapuskan pada tahun 1860) adalah warga Kesultanan Banjarmasin atau disingkat Banjar, sesuai dengan nama ibukotanya pada mula berdirinya. Ketika ibukota dipindahkan ke arah pedalaman, terakhir di Martapura, nama tersebut nampaknya sudah baku atau tidak berubah lagi.

Sebahagian drpd : http://ipmaba.wordpress.com/

3 comments:

  1. Zul @ The Island of NAMOYAKI :

    Jazakallah for sharing the info.
    Sangat menarik utk direnungkan, pastinya...


    ~ Rajamenangis

    ReplyDelete
  2. Orang banjar suka tanam pokok mempelam (pokok mangga). :)

    ReplyDelete
  3. Suka sangat Wadai Kiping...

    ReplyDelete